Sosialisasi Metode Pembelajaran dan Metode Melatih Futsal bagi Guru Pembina Ekstrakurikuler SMA/SMK di Kabupaten Garut

Penulis

  • Budiman Budiman STKIP Pasundan
  • Suhada STKIP Pasundan
  • Dadang Hermawan STKIP Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.37742/aksararaga.v8i1.169

Abstrak

Kegiatan ekstrakurikuler futsal di tingkat SMA dan SMK merupakan salah satu wadah pembinaan minat, bakat, dan prestasi peserta didik. Namun, masih banyak guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) yang bertugas sebagai pembina ekstrakurikuler futsal belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai metode pembelajaran dan metode melatih yang sesuai dengan prinsip-prinsip kepelatihan olahraga. Kondisi tersebut berdampak pada pelaksanaan latihan yang cenderung belum terencana dan kurang sistematis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi guru pembina ekstrakurikuler futsal SMA/SMK di Kabupaten Garut mengenai metode pembelajaran, metode melatih, serta penyusunan program latihan futsal. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, demonstrasi, simulasi, dan praktik penyusunan program latihan. Peserta kegiatan berjumlah 35 guru PJOK yang menjadi pembina ekstrakurikuler futsal di SMA dan SMK se-Kabupaten Garut. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pemahaman peserta dari 64,75 pada saat pre-test menjadi 86,25 pada saat post-test atau meningkat sebesar 33,2%. Selain itu, peserta mampu menyusun rancangan program latihan sederhana yang sesuai dengan prinsip-prinsip latihan olahraga dan karakteristik peserta didik. Hasil angket juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memberikan respons positif terhadap materi dan metode pelaksanaan kegiatan. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi ini efektif dalam meningkatkan kompetensi guru PJOK sebagai pembina ekstrakurikuler futsal serta dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pembinaan futsal pelajar di Kabupaten Garut.

Diterbitkan

2026-04-10