Penguatan Literasi Fisik Siswa Melalui Evaluasi Program Pendidikan Jasmani Di SMP Kartika XIX – 1 Bandung
DOI:
https://doi.org/10.37742/aksararaga.v7i2.74Keywords:
Literasi Fisik, Comprehensice School Physical Activity Program, Evaluasi Program, Pengabdian kepada MasyarakatAbstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginformasikan hasil pelaksanaan serta mengevaluasi keterlaksanaan program aktivitas fisik berbasis Comprehensive School Physical Activity Program (CSPAP) dalam penguatan literasi fisik siswa di SMP Kartika. Kegiatan menggunakan metode evaluatif-deskriptif dengan menganalisis implementasi lima komponen CSPAP serta peningkatan literasi fisik siswa melalui perhitungan gain score sebelum dan sesudah program. Subjek kegiatan berjumlah 30 siswa. Data dikumpulkan melalui observasi selama program berlangsung dan penyebaran angket, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif.
Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor literasi fisik dari 90,1 (pre-test) menjadi 104,9 (post-test) dengan rata-rata gain score sebesar 14,8 poin. Sebanyak 73% siswa mengalami peningkatan skor, sementara 27% siswa mengalami penurunan. Peningkatan tertinggi mencapai 59 poin. Temuan ini menunjukkan bahwa implementasi program berkontribusi positif terhadap penguatan literasi fisik siswa. Analisis keterlaksanaan komponen CSPAP menunjukkan bahwa pendidikan jasmani berkualitas dan kegiatan ekstrakurikuler telah berjalan baik, sedangkan aktivitas fisik terintegrasi lintas mata pelajaran, keterlibatan staf sekolah, serta pelibatan keluarga masih perlu ditingkatkan. Secara keseluruhan, pendekatan evaluatif-deskriptif dalam implementasi CSPAP efektif memberikan gambaran objektif mengenai dampak program serta rekomendasi perbaikan berkelanjutan. Program ini berpotensi mendukung penguatan budaya hidup aktif di lingkungan sekolah melalui komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.
