Pelatihan Penerapan Teori Bermain sebagai Strategi Pemanasan Aktif dalam Pembelajaran PJOK bagi Guru di Kecamatan Cisarua
DOI:
https://doi.org/10.37742/aksararaga.v8i1.159Keywords:
Teori Bermain, Pemanasan Aktif, PJOK, Pelatihan Guru, Sekolah DasarAbstract
Tujuan Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK SD se Kecamatan Cisarua dalam menerapkan teori bermain sebagai strategi pemanasan aktif yang efektif, menyenangkan, dan berbasis gerak. Metode Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan pelatihan partisipatif dan pemberdayaan, melibatkan 20 guru PJOK SD se-Kecamatan Cisarua pada bulan Februari - Maret 2025. Tahapan meliputi analisis kebutuhan, penyusunan modul, pelatihan inti, pendampingan praktik, dan evaluasi akhir. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pre-test dan post-test serta lembar observasi. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil dan Capaian terdapat peningkatan signifikan pemahaman dan keterampilan peserta setelah pelatihan, dengan nilai median pre-test 52,5 meningkat menjadi 82,5 pada post-test (p < 0,001). Tingkat kehadiran peserta mencapai 100%, dan sebesar 85% peserta menyatakan sangat puas terhadap pelaksanaan program. Luaran kegiatan berupa modul pelatihan tercetak, video demonstrasi permainan pemanasan aktif, dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) berbasis teori bermain. Kesimpulan Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi guru PJOK SD di Kecamatan Cisarua. Direkomendasikan agar program dilanjutkan secara berkala dan diperluas ke kecamatan lain di Kabupaten Bandung Barat.
