Workshop Penguatan Peran Guru PJOK Sebagai Agen Promosi Kesehatan: Fokus Pada Isu Stunting Dan Kesehatan Diri Di SD Se-Kecamatan Ngamprah

Authors

  • Muhamad Yusuf Nursyamsi sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan pasundan
  • Muchamad Ishak sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan pasundan
  • Sandi Dwi Triono sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan pasundan
  • Diky Hadyansah STKIP Pasundan

DOI:

https://doi.org/10.37742/aksararaga.v8i1.155

Keywords:

Guru PJOK,Agen Promosi Kesehatan, Stunting, Kesehatan Diri, Sekolah Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru PJOK di SD se-Kecamatan Ngamprah terkait isu tersebut. Melalui metode workshop partisipatif, 12 guru PJOK dilibatkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pre-test dan post-test, yang dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan guru tentang stunting, dari kategori kurang (58,3%) menjadi baik (83,3%). Selain itu, pemahaman mengenai peran guru sebagai agen promosi kesehatan meningkat pesat dari 54,2% menjadi 87,5%. Kesimpulannya, workshop ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas guru PJOK sebagai agen promosi kesehatan yang kompeten untuk mendukung pencegahan stunting dan perilaku kesehatan diri siswa secara optimal.

Downloads

Published

2026-04-10